Sekarang, Perpusduta hadir di TeamTalk!! Dengan channel Perpustakaan Dunia Cerita di server Indonesia lalu masuk ke Public room. Dapatkan aplikasi TeamTalk di App Store dan Play Store atau melalui website di bearware.dk
Channel YouTube Perpustakaan Dunia Cerita
Donasi Perpusduta
Hai, Pengunjung!
Beranda
Masuk
Daftar
Artikel | Folder Kisah Nyata
1 2 >>

Tahun Kesuksesanku Bersama Teman-Teman Sastra Inggris Universitas Pasundan Angkatan 2014

Yang ditambahkan:admin-dc (01.04.2017 / 18:21)
Rating:rating 9 article (2)
Jumlah dibaca:1055
Komentar:0
screenOleh : Rahadian Bintang.A

Masa-masa indah yang sampai saat ini masih aku kenang adalah disaat mengikuti Olimpiade Sastra Inggris Universitas Pasundan 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 2-6 Maret 2016. Alhamdulillah untuk kedua kalinya,tim kami Sastra Inggris Universitas Pasundan Bandung angkatan 2014 menjadi juara umum Olimpiade Sastra Inggris Universitas Pasundan dengan mengoleksi 4 mendali Emas (dari perlombaan Lip Sync Combat,Ranking 1, Singing Contest,Tarik Tambang dan Galah Asin Putri) dan 3 mendali perak (dari perlombaan Scrabble, dan Tarik Tambang Putri, dan Poetry Readingfor woman). Hasil pencapaian tersebut mengulang kesuksesan menjadi juara grup Olimpiade Sastra Inggris Universitas Pasundan pada tahun 2015. Walaupun angkatan 2014 Sastra Inggris Universitas Pasundan menjadi juara umum olimpiade. Sayangnya, pada saat itu saya tidak berpartisipasi dalam perlombaan di olimpiade tersebut.
Aku adalah satu-satunya kontestan yang meraih mendali emas di ajang perlombaan yang berbeda yaitu pada perlombaan Lip Sync Combat dan Ranking 1.Pada pelombaan Ranking 1 yang diselengarakan hari Rabu tanggal 2 Maret 2016 pukul 15.30 yang mana merupakan hari pertama pelaksanaan Olimpiade Sastra Inggris Universitas Pasundan 2016. Para penonton begitu antusias memadati aula lama Universitas Pasundan yang mana tempat tersebut menjadi saksi perlombaan Ranking 1.
Yang membuat aku semangat dalam mengikuti lomba tersebut adalah hadirnya wali dosen Sastra Inggris angkatan 2014 yaitu pak Angga Maulana.Beliau ikut menonton perlombaan Ranking 1 dan terus mendukung para mahasiswa Sastra Inggris Universitas Pasundan Bandung.Menurutku, prestasi yang aku telah raih itu merupakan prestasi yang terbaik bagi aku karena sebelumnya aku belum pernah mengikuti lomba tersebut.Pada saat perlombaan Ranking 1 para pendukung dari berbagai macam angkatan memberikan semangat kepada para kontestan yang mengikuti lomba Rangking 1. Para pendukung tersebut tidak hanya memberikan semangat kepada para kontestannya saja, tetapi ada juga pendukung yang mencoba untuk menghina para pendukung angkatan kelas yang lain maupun kontestan dari tim lawan yang mengikuti perlombaan tersebut.Mereka memiliki tujuan untuk membuat mental para kontestan lawan goyah.Beruntung tidak ada yang saling bertengkar maupun rusuh di dalam perlombaan tersebut.Setiap para pendukung menonton perlombaan tersebut dengan tertib.
Disaat perlombaan itu berlangsung, banyak kontestan yang gugur, karena mereka salah menjawab pertanyaan yang dibacakan oleh pembawa acara.Jika ada kontestan yang gugur. Para pendukung pasti akanmenyoraki mereka dengan nada-nada yang tidak mengenakan hati.Satu persatu kontestan berguguran.Tiba lah di babak final.Di babak final aku berhadapan dengan kontestan yang bernama Tessa Marlina. Dia merupakan kontestan dari Sastra Inggris Universitas Pasundan angkatan 2013. Menurutku, Tessa Marlina merupakan lawan yang tangguh.Aku merasa kesulitan untuk menyingkirkan dia dari perlombaan ini.Aku mencoba untuk sabar dalam menghadapi perlawanan yang sengit untuk melawan Tessa Marlina.
Setelah 3 kali menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara, dia selalu menjawab pertanyaannya dengan benar sama seperti aku. Sebelum pertanyaan terakhir dibacakan oleh pembawa acara.Aku berdo’a dalam hati agar dilancarkan dalam menjawab pertanyaan.Lima menit kemudian, tiba lah pertanyaan terakhir dibacakan oleh pembawa acara.Setelah pertanyaan terakhir itu dibacakan oleh pembawa acara, aku langsung menuliskan jawaban dari pertanyaan tersebut dengan cepat.Karena menurutku pertanyaannya sangat mudah untuk aku jawab.Aku melihat gerak-gerik lawanku yang merasa kebingungan dalam menjawab pertanyaan itu.Ini pertanda baik untuk aku. Dengan cepat aku menjawab pertanyaan tersebut, Setelah itu, juri memutuskan aku sebagai juara perlombaan Rangking 1pada Olimpiade Sastra Inggris Universitas Pasundan 2016.
Semua teman-temanku dari Sastra Inggris Universitas Pasundan Bandung angkatan 2014 merasa senang dan bangga kepadaku. Lalu mereka memberikan ucapan selamat kepadaku atas keberhasilanku setelah menjadi juara Ranking 1pada Olimpiade Sastra Inggris Universitas Pasundan 2016. “Selamat ya Bintang!Makasih banget loh udah ngasih medali emas. Kita bangga ama kamu.”, ujar teman-temanku dari Sastra Inggris Universitas Pasundan Bandung angkatan 2014. Wali dosenku juga memberikan ucapan selamat kepadaku sambil memeluk badanku.Aku merasa bahagia karena aku adalah satu-satunya siswa yang dipeluk oleh wali dosenku sendiri.“Selamat ya Bintang!Kamu hebat!”,ujar pak Angga Maulana sambil memeluk tubuhku.
Hari Kamis tanggal 17 Maret 2016 pukul 15.30 merupakan hari terakhir pelaksanaan Olimpiade Sastra Inggris Universitas Pasundan 2016 dan hari yang menentukan untuk penobatan juara umum Olimpiade Sastra Inggris Universitas Pasundan. Perlombaan yang diselenggarakan pada hari itu adalah perlombaan Lip Sync Combat. Perlombaan tersebut diikuti oleh Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Pasundan angkatan 2012, 2013, 2014.Perlombaan ini merupakan perlombaan satu-satunya yang tidak diikuti oleh Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Pasundan angkatan 2015.Karena semua mahasiswanya malu untuk tampil di perlombaan Lip Sync Combat.Pada pukul 16.00, perlombaan tersebut dimulai.Kontestan yang pertama tampil dalam perlombaan tersebut adalah mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2014 yaitu aku. Pada perlombaan tersebut aku menyanyikan lagu dari Aerosmith yang berjudul“I Don’t Want to Miss a Thing”. Pada saat aku tampil, aku menggunakan baju yang sangat nyentrik yaitu baju yang sedang nge-trend di tahun 70’an dengan menggunakan kacamata hitam, dan celana cutbray. Disaat para penonton melihat penampilanku di atas panggung, Mereka kaget melihat penampilanku.Mereka mengira kalau aku ini adalah orang gila baru.Walaupun mereka mengira seperti itu, tapi aku tetap percaya diri tampil di atas panggung dan tidak memperdulikan cacian dan makian dari mereka.
Pada saat aku tampil, para penonton dengan antusias menikmati alunan lagu yang aku nyanyikan.Mereka terhibur dengan penampilanku begitu pun para dewan jurinya. Setelah aku tampil, para dewan juri tersebut berkomentar kalau penampilan aku ini merupakan penampilan yang terbaik, karena aku bernyanyi dengan luwes, tampil dengan apa adanya, dan tanpa beban. Lalu mereka memuji penampilanku.Di saat mereka memuji penampilanku, aku merasa bahagia dan puas dengan hal itu.Setelah aku tampil, kontestan yang tampil kedua adalah mahasiswa Sastra Inggris Universitas Pasundan angkatan 2013 yaitu Assyifa, Desti, dan Fatimah. Mereka akan menyanyikan lagu dari Jessie J, Ariana Grande, dan Nicky Minaj yang berjudul “Bang Bang”. Di saat mereka tampil diatas panggung, Mereka bernyanyi dan menari dengan liar seperti orang yang sedang mabuk.Tak heran setelah mereka tampil, mereka mendapat kritikan yang tidak mengenakkan hat dari para dewan juri.Para dewan juri menilai bahwa penampilan mereka terlalu overactingdan terkesan vulgar sehingga kesannya berlebihan.
Download file txt | fb2
1 2 >>

Beranda
0 / 4

Perpus Dunia Cerita


Kontak Kami (Facebook)
© Perpustakaan Dunia Cerita